Lensa Mata Tual – Peresmian Kampung Bahari Nusantara TNI AL TA. 2023 yang di pimpin secara terpusat oleh Aspotmar kasal, Mayjen TNI (Mar) Markos,S.E. dengan tema “Kampung Bahari Nusantara TNI AL siap mendukung transformasi ekonomi masyarakat maritim dan terus melaju untuk Indonesia maju”
Desa Taar terpilih menjadi Kampung Bahari Nusantara ke 3 untuk tahun 2023 Setelah KBN Dian Darat dan KBN Ohoitahit dan Telah diresmikan Hari Ini pada Pukul 10:45 WIT.
Tampak hadir dalam kegiatan peresmian Kampung Bahari Nusantara Ohoi Taar antara lain; Kades Taar, Charles Yantarantein. Kepala BSO Taar, Efraim Songianan, Kepala sekolah SMP N 3 Tual, Ibu Rahel Ngabalin, Kepala sekolah SD Kristen Taar, Ibu Hendi Gotliet, Ketua PKK Taar, Ibu Frolina Talakua, Para Staf Kantor Desa Taar beserta Masyarakat Desa Taar -+ 20 orang.
Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla dalam sambutannya menjelaskan lndonesia memiliki sumber daya alam harus dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia terutama masyarakat pesisir. Kata Kasal, cita-cita poros maritim dunia harus diwujudkan dalam semua bidang kehidupan pembangunan masyarakat pesisir harus menjadi perhatian kita. Semua program Kampung Bahari Nusantara TNI Angkatan Laut bertujuan untuk mencegah permasalahan ekonomi kesehatan dari lokasi itu bagi masyarakat pesisir serta merupakan bentuk implementasi dari pembinaan ketahanan wilayah maritim.
“Peningkatan kesejahteraan taraf hidup masyarakat pesisir melalui proses pertumbuhannya nusantara merupakan salah satu langkah untuk mendukung pencapaian beberapa program baru kita. Beberapa program pemerintah tersebut memperkuat keterangan ekonomi yang berkelahiran peningkatan sumber daya manusia berkualitas dan pertanyaan stabilitas politik dan hukum penanganan keamanan tersebut harus dibalas kegiatan kita yaitu Kampung Bahari Nusantara Angkatan Laut yang menurut informasi dan berkelanjutan menuju masyarakat majelis dan kesehatan,” tegasnya.
Dijelaskan, konsep pembinaan dari program Kampung Bahari Nusantara meliputi 5 tingkat kegiatan yang meliputi:
a) Memfasilitasi dengan buku-buku bacaan dari komputer laptop digunakan
b) Bidang ekonomi dilaksanakan pimpinan masyarakat dengan runtuh kelompok bersama kelompok usaha-usaha menengah
c) Kesehatan bukti salah satu kerjasama warga setempat dalam usaha untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan tempat
d) Pariwisata dilaksanakan dengan tujuan dan belajar kepada masyarakat pesisir serta komunitas pariwisata
e) bidang pertahanan dengan meningkatkan kesejahteraan negara dan sebagai upaya membentuk bangsa dan mempunyai karakter pembuatan wawasan nusantara melaksanakan pengambilan sosial budaya sesuai dengan lokal serta menumbuhkan kemampuan daya tanpa masyarakat terhadap ancaman yang mengganggu perawatan dan keutuhan negara
Senada dengan itu, Komandan Lanal Tual Kolonel Laut (P) Guntur Alamsyah CRMP dalam sambutannya mengatakan Indonesia adalah negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia yang memiliki perairan yang sangat luas. Sebagai rumah besar bagi berbagai jenis biota laut serta biodiversitas terumbu karang dunia, namun saat ini ekosistem laut Indonesia mengalami penurunan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas sebagai dampak perubahan iklim dan kegiatan eksplorasi oleh manusia yang tidak bertanggung jawab.
Menurutnya, isu perubahan iklim berkaitan erat dengan keberhasilan upaya pengembangan potensi pariwisata maritim yang termasuk di dalamnya salah satu program KBN dan selama ini telah menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat sekitar.
Dampak perubahan iklim terhadap tingkat kemiskinan masyarakat pesisir yang sebagian besar masih menjadi kantong-kantong kemiskinan ekstrem nasional kondisi kemiskinan di desa pesisir yang membutuhkan penanganan serius menjadi semakin kompleks akibat adanya ancaman perubahan iklim yang secara umum dapat menimbulkan kerugian serius bagi perekonomian nasional
“Untuk itu pentingnya pengoptimalan upaya pengelolaan ekosistem maritim dan pesisir karena merupakan faktor vital untuk meminimalisasi dampak kerusakan lingkungan. Haidar merupakan salah satu desa pesisir yang berada di kecamatan Dulah Selatan kota Tual provinsi Maluku wanita harus ditunjuk sebagai Kampung Baru nusantara oleh pimpinan TNI angkatan Laut di bawah binaan pangkalan TNI AL Tual,” terang Danlanal Tual.
Ia menegaskan, program KBN yang sudah berjalan nantinya diharapkan akan mendorong peningkatan di bidang ekonomi diantaranya meningkatkan ekonomi di daerah pesisir cluster lain yang dikembangkan adalah cluster pariwisata cluster pendidikan cluster kesehatan dan cluster pertahanan wilayah maritim.
“Program KBN juga bertujuan untuk mensukseskan program ketahanan pangan dan mengimplementasikan kegiatan pembinaan kepada masyarakat yang berkaitan dengan maritim dengan harapan dapat membantu pemerintahan daerah dalam upaya mensejahterakan masyarakat pesisir dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi kita semua khususnya warga Ohoi Taar,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ohoi Taar Charles Yantarantein dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi kepada Komandan Lanal beserta seluruh jajarannya.
“Kami selaku kepala Ohoi dan masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Lanal Tual yang telah memberikan kesempatan yang telah menjadikan Ohoi Taar menjadi desa binaan Lanal Tual. Menjadikan Ohoi Taar sebagai kampung bahari nusantara merupakan program berkelanjutan dari TNI AL,” ucap Kepala Desa Taar.
Charles menuturkan, telah banyak menjalin kerjasama dengan Lanal Tual mulai dari kegiatan rehabilitasi Perpustakaan, survey objek wisata yang ada di Ohoi Taar. Perpustakaan ini lanjut dia, telah mendapatkan dukungan dari Perpusnas mulai dari Tv dan Komputer serta alat penunjang perpustakaan kita juga telah berencana menjadikan Ohoi Taar menjadi pusat objek wisata di tahun 2024.
“Rumah pintar ini merupakan perpustakaan dan menjadi salah satu tempat untuk menunjang pariwisata. Perpustakaan ini yang dulu hanya sarana baca tetapi sekarang kita menjadikan tempat ini sebagai pengembangan UMKM, tempat pariwisata, tempat belajar bagi anak-anak yang berada di desa Ohoi Taar, tempat berkumpulnya ibu ibu PKK dan masyarakat yang ada di desa Ohoi Taar,” bebernya.
Dirinya berharap, dengan peresmian Kampung Bahari Nusantara dapat membangkitkan semangat para warga khususnya nelayan setempat untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir serta mengelola laut guna meningkatkan perekonomian desa.
“Semoga dengan peresmian Kampung Bahari Nusantara oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tual yang diwakilkan kepada Mayor Laut (T) Kadaryono bersama Kepala Desa Taar ditandai dengan Pemotongan Pita Pada Pintu Masuk Perpustakaan Kemilau Rumah Pintar KBN Taar dan penyerahan bantuan di Bidang Edukasi,” tutupnya.
Sumber: (Pen Lanal Tual)








