Lensa Mata Batubara – Keterbatasan biaya operasi, Ida Fitri, SE Caleg DPRD Kab. Batubara dari Dapil VI (Kecamatan Sei Suka dan Lautdor) bersama Ketua DPC Gerindra Batubara Syafrizal, SE, M.Ap yang juga Caleg DPRD Provinsi Sumatera Utara Dapil V (Kab. Batubara, Asahan dan Tanjung Balai) dari Partai Gerindra ini membantu Salmiati warga Desa Simodong Kecamatan Sei Suka yang menderita sakit Tumor dibagian dahinya (kening) pada Kamis (18/01/2024) lalu.
Saat disambangi tim media lensamata.id pada Senin (22/01/2024), Ida Fitri membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa keadaan warga tersebut memang sangat memprihatinkan, beliau tidak ada biaya untuk pergi berobat.
“Benar bg, saya prihatin lihat kondisi ibu Salmiati dengan tumor di keningnya. Ibu itu kesulitan untuk biaya pengobatan dikarenakan BPJS nya sudah tidak aktif,” ujarnya.
Sebelum mencalonkan legislatif, Ida juga sering membantu warga yang mengalami kesulitan dalam hal perekonomian, ada yang membutuhkan pertolongan medis dan ada juga bedah rumah. Keluhan tersebut disampaikan Ida dan Syafrizal kepada pemerintah pusat agar menyalurkan bantuan tersebut.

“Saya bersama Ketua DPC Gerindra Batubara, bg Syafrizal membantu ibu itu. Bukan karena saya mencalonkan sebagai anggota DPRD baru membantu orang, sebelum saya mencalonkan legislatif ini saya juga membantu orang yang ditimpa kesulitan, ada yang rumahnya tidak layak ditempati dan kita bantu untuk dibedah rumahnya. Kita mengusulkan ke pemerintah pusat agar bisa dibantu,” ujarnya.
Atas bantuan yang diberikan Ida Fitri, Salmiati warga Desa Simodong Kecamatan Sei Suka Kab. Batubara berterimakasih atas bantuan yang diberikan kepadanya, baik itu dari kendaraan yang mengantarkan ia untuk kerumah sakit dan juga membantu dalam hal biaya operasinya.
“Terimakasih ibu Ida Fitri berkat kenal dan bertemunya ibu Ida Fitri langsung di arahkan ke RS Bidadari dan gratis berobat tanpa di pungut biaya apapun bahkan di antar jemput pakai mobil pribadinya sendiri,” ujar Salmiati saat mau pulang dari RS Bidadari, Senin (22/01/2024).
Lanjutnya, sebelum kenal Ida Fitri, Salmiati sering bolak balik ke Rumah Sakit namun tidak mempunyai biaya untuk operasi.
“Sebelum kenal ibu Ida Firi, saya bolak ke RS harus di operasi sedangkat saya tak punya biaya sama sekali. BPJS prabayar menunggak sehingga tidak bisa digunakan. Alhamdulillah operasi saya lancar, dan hari ini saya sudah boleh pulang ke rumah saya di Desa Simodong,” tutupnya.













Hai! Saya suka dengan situs web Anda, gayanya keren dan saya benar-benar menyukai informasinya. Terima kasih banyak untuk usaha keras Anda! Mari kita berbincang segera.