Scroll untuk baca artikel
Uncategorized

Musda ke 3 Muhammadiyah dan Aisyiyah, SMK Muhammadiyah Ambarawa Tampilkan Tari Bedana

1735
×

Musda ke 3 Muhammadiyah dan Aisyiyah, SMK Muhammadiyah Ambarawa Tampilkan Tari Bedana

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Pringsewu || SMK Muhammadiyah Ambarawa turut tampil membawakan tari bedana dalam memeriahkan musyawarah daerah Muhammadiyah dan musyawarah Aisyiyah ke 3 bertempat di gedung Graha UMPRI, Pringsewu, Rabu (24/3).

“Menghadirkan penari laki-laki pada tari Bedana bukan merupakan suatu perkara yang mudah mas”. kata pembuka narasumber.

Hal ini disampaikan oleh Wahid Arsyad S.IP. S.Pd.I. M.Pd.I Kepala sekolah SMK Muhammadiyah mengawali keterangan kepada media di sela-sela rehat kegiatan.

Baca Juga :  Wabup Petrus Beruatwarin Sambut Kepulangan Jamaah Haji Asal Maluku Tenggara

Menurutnya, Tari Bedana merupakan salah satu tarian tradisional Zapin Melayu yang berasal dari daerah Lampung.

Tari Bedana biasa dibawakan oleh pemuda-pemudi Lampung dalam acara tertentu sebagai ungkapan rasa gembira. Tari Bedana memiliki ciri khusus pada adat Lampung Pepadun maupun adat Lampung Saibatin, tambahnya.

Baca Juga :  Tradisi Mengantar Yelim Umat Islam dan Protestan Jelang Pemberkatan Gereja Katedral Langgur

Tari ini merupakan bagian dari budaya dan kearifan lokal , akan tetapi bagaimana kearifan lokal tersebut dapat dikemas dengan menggunakan busana yang berakhlakul karimah, tidak mengumbar aurat, liuk liuk gerak dan lain-lain, jelasnya.

Kepala sekolah Ambarawa tersebut menceritakan terbentuknya tim penari di sekolah nya, berasal adanya lomba SMK se Lampung.

Baca Juga :  SPBU 44.572.28 Sedah, Gondang-Sragen Diduga Melayani Mafia BBM Bersubsidi Jenis Solar Hingga Di Sediakan Kuota Ribuan Liter Dalam Sekali Pengambilan

“Awalnya kesulitan mencari penari laki-laki dan akhirnya mendapatkan dua dari tiga penari itu adalah penari jaranan (Red-kuda lumping), yang kemudian di beri motivasi dan tantangan untuk membawakan tari khas Lampung ini. Akhirnya mereka berhasil membanggakan almamater mereka”, Pungkasnya.(LM/Budi Prayitno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *