Lensa Mata Tanjab Barat – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 60 tingkat kabupaten dan kecamatan, Dinas Kesehatan Tanjab Barat menggelar rangkaian kegiatan diantaranya Gerak senam pagi bersama Pj Bupati dan jajarannya, Kreasi dan Edukasi Kesehatan Kampung Bebas Jentik, Senin (11/11/2024).
Kegiatan senam pagi ini dilaksanakan di halaman kantor kesehatan kuala tungkal untuk meningkatkan semangat kolaborasi di Masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan kabupaten tanjab barat. Tema yang diangkat dalam kegiatan ini “Gerak senam pagi mengajak untuk bergerak bersama,sama memperkuat sinergi, dan meningkatkan kesadaran dalam upaya menciptakan masyarakat tanjab barat yang lebih sehat dan Tangguh.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat H. Zaharudin, S.K.M, M.Ph menyampaikan Hari Kesehatan Nasional adalah momentum penting bagi semua untuk merefleksikan capaian, tantangan, dan inovasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan di kabupaten tanjab barat.
“Hari Kesehatan Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, Ini merupakan momentum penting bagi kita semua untuk merefleksikan capaian, tantangan, dan inovasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan di kota kuala tungkal, terutama dalam menghadapi ancaman penyakit menular dan penyakit tidak menular,” ucapnya.
Ani juga menambahkan Hari Kesehatan Nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan bersama dalam menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan, sehingga terciptanya yang sehat, tangguh, dan siap menuju kabupaten tanjab barat sehat.
“semoga peringatan Hari Kesehatan Nasional ini dapat menginspirasi kita semua untuk berperan aktif dan membawa perubahan positif bagi kesehatan masyarakat kuala tungkal,” tutupnya.
Kegiatan senam pagi ini dibuka oleh kadis dianas kesehatan tanajab barat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit kadis Kesehatan ,H.zaharudin.s.k.m m.ph yang menyampaikan tema mempunyai tema yang sangat bagus yakni Gerak Bersama,pemkab tanjab barat.
“Tema ini sangat bagus artinya kalau seluruh penduduknya mulai dari insan kesehatannya bergerak paling tidak setiap hari 30 menit dalam seminggu minimal 5 kali, maka insyaallah badan kita sehat,” ucapnya.
Jais juga menambahkan kegiatan ini sangat strategis untuk insan kesehatan menjadi contoh bagi seluruh masyarakat khususnya di tanjab barat.
“Kita sebagai insan kesehatan menjadi agent of change yang mendorong agar masyarakat dilingkungan kita untuk ikut bergerak bersama-sama agar menjadi sehat,” ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat, H. Zaharudin juga menyampaikan selain gerak senam pagi kita juga bersama-sama Dinas Kesehatan tanjab barat untuk melakukan tindakan preventif melakukan kegiatan skrining kesehatan secara berkala.
Lebih lanjut Pj Bupati Kabupaten Tanjab Barat juga menekankan pentingnya edukasi dalam menanggulangi masalah penyakit DBD yang dalam rangkaian ini diadakan talkshow kampung bebas jentik karena DBD masih menjadi masalah kesehatan.
“Melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN 3M plus dan teknologi nyamuk ber-wolbachia diharapkan kasus DBD ini khususnya di kabupaten tanjab barat,” ucapnya.
Sementara itu Pj Bupati Tanjab Barat Dr Feri menyampaikan apresiasi dan terima kasih Kabupaten Tanjab Barat dijadikan lokasi rangkaian peringatan hari kesehatan Nasional ke 60 tingkat kabupaten dan kecamatan.
“Olahraga tentunya menyehatkan kita semua. Selain badan, pikiran kita juga menjadi sehat. Pemerintah kabupaten tajab barat kota kuala tungkal mengapresiasi dan terima kasih telah dijadikan lokasi rangkaian peringatan hari kesehatan Nasional Tingkat kabupaten semoga kegiatan ini berjalan baik dan lancar serta menyehatkan dan membawa keberkahan bagi kita semua. Sukses selalu untuk jajaran Dinas Kesehatan kabupaten Tajab Barat,” pungkasnya.














