Sebentar lagi Jalan tol akan dibuka untuk ke Babussalam ini jadi untuk tamu tamu dari luar daerah kabupaten Langkat ini sangat mudah aksesnya untuk kesini.
“Saya mengucapkan selamat datang di kabupaten Langkat kepada seluruh tamu dan jemaah yang berhadir. Harapan saya tetaplah apa yang sudah menjadi cita cita bisa tercapai dan tidak boleh ada kontaminasi politik disini,” sebutnya.
“Mudah mudahan kita semua tetap di Ridhoin Allah dan mendapatkan karunia yang terus menerus dari Allah SWT. Kami atas nama pemerintah kabupaten Langkat memohon maaf belum bisa memberikan yang terbaik kepada jemaah yang berhadir disini tetapi kami terus memperbaiki diri agar bisa lebih baik lagi,” sambungnya.
Kata sambutan Tuan Guru Babussalam Langkat Syekh Dr. Zikmal Fuad, MA.
Ia menyampaikan pada tahun 1879, Syeikh Abdul Wahab mendapatkan wakaf sebidang tanah yang terletak di wilayah Langkat dari Sultan Langkat, yaitu Sultan Musa al-Muazzam Syah Pada tahun 1883.
Tanah ini seluas 131,5 Ha kemudian membangun sebuah perkampungan baru lengkap dengan masjid dan pesantren. Perkampungan tersebut semakin berkembang dan diberi nama Kampung Babussalam (Pintu Keselamatan).
“Perkembangan Babussalam ini dari tahun ke tahun semakin meningkat. Mudah mudahan perkembangan kampung ini di Ridhoin dan di rahmati Allah SWT. Atas nama tuan guru Babussalam kami mengucapkan banyak terima kasih untuk semua karena berkenan hadir di majelis ini dan mohon maaf kami apabila ada kekurangan baik tempat maupun fasilitas yang ada,” sebutnya.
Pesan dan Kesan oleh Tuan Guru Babussalam Pekan Baru Provinsi Riau. Dikatakannya, tak terasa waktu berjalan begitu cepat, Semua silih berganti tapi Alhamdulillah tak terasa sudah 1 abad kita semua hadir di majelis ini.














