Scroll untuk baca artikel
News

AKBAR Sumut Gelar Orasi Tolak Politik Dinasti

2198
×

AKBAR Sumut Gelar Orasi Tolak Politik Dinasti

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Ratusan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Buruh dan Rakyat Sumatera Utara (AKBAR SUMUT) mengkritik pemerintahan Jokowi yang dinilai berupaya untuk melanggengkan kekuasaan. Aksi protes ini digelar di depan Kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, pada Jumat (23/8/2024).

Adi Kemit, Koordinator AKBAR Sumut, mengatakan bahwa aksi mereka kali ini bertujuan menentang upaya revisi UU Pilkada yang dianggap mengangkangi konstitusi, khususnya putusan MK nomor 60 dan 70.

Dalam orasi ini Adi mengatakan “Intervensi atas putusan MK ini tidak bisa didiamkan. Apa yang dilakukan rezim Jokowi adalah upaya melanggengkan kekuasaan,” kata Adi.

Baca Juga :  Chairun Nisa Batubara Dampingi Bung Kadek Saat Reses Anggota DPRD Sumut

“Kita sangat sayangkan upaya tersebut kerap kali dilakukan dengan mengangkangi serta melakukan pembegalan terhadap konstitusi,” sambungnya.

Selain menuntut batalkan revisi UU Pilkada, AKBAR Sumut juga mendesak agar revisi UU Pilkada dibatalkan. Selain itu, mereka meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengeluarkan Peraturan KPU yang sejalan dengan putusan MK.

“Kita tidak ingin negara ini menjadi negara kerajaan. Kita negara demokrasi. Harusnya kedaulatan tertinggi adalah suara rakyat,” tegas Adi.

Ketua DPRD Sumut Dr. Sutarto MSi menerima dan turun langsung menemui massa aksi tersebut. Setelah mendengar sejumlah aktivis berorasi, sekretaris DPD PDI-P Sumut ini pun naik ke mobil komando untuk memberikan pernyataannya.

Baca Juga :  Ini Keempat Jajaran Kewilayahan di Pemko Medan yang Terindikasi Positif Narkoba

“Salah satu tugas DPRD adalah menerima aspirasi dan harapan dari masyarakat. Terkait tuntutan tadi, kami akan sampaikan ke pemerintah pusat serta DPR RI,” ucap Sutarto.

“Kita akan kawal sama-sama aspirasi itu. Saya sudah tandatangani apa yang disampaikan. Atas nama pimpinan, maka akan kita teruskan dan sampaikan kepada pimpinan di pusat,” tutupnya.

Sebelumnya masa yang tergabung dalam AKBAR SUMUT datang dengan membawa beberapa spanduk, poster, dan satu mobil komando yang dilengkapi dengan pengeras suara. Pantauan awak media sejumlah personel kepolisian telah bersiaga, sementara Satpol PP berjaga di pagar pintu gerbang kantor DPRD Sumut.

Baca Juga :  Tetangga Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur di Wilayah Kabupaten Kendal, Hingga Saat Ini Pelaku Masih Bebas

Pada kesempatan itu, salah seorang demonstran Ipit menyampaikan orasinya “Pak, Bu, kami dari rumah berniat menyuarakan isi hati kami. Kami datang dari rumah, berbekal semangat, sebagai perpanjangan ucapan dan hati rakyat,” ujar Ipit,

“Kami datang dari rumah, berbekal semangat, sebagai perpanjangan suara hati rakyat,” lanjut Ipit.

“Kami di sini karena resah atas apa yang dilakukan DPR. Demokrasi kami dikebiri, dianggap angin lalu. Bukan tentang siapa yang berdampak dari revisi (UU Pilkada) ini, tapi proses yang tak sesuai dengan moral,” tegas Ipit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Menanamkan modal pada sebuah perusahaan memerlukan ketelitian yang melampaui sekadar melihat pergerakan grafik harga di layar monitor. Investor yang bijak memahami bahwa harga saham dalam jangka panjang akan cenderung mengikuti…