Scroll untuk baca artikel

News

Aliansi GERAM Minta Kejati Jambi Segera Usut Dugaan Korupsi PDAM Tirta Pengabuan

1532
×

Aliansi GERAM Minta Kejati Jambi Segera Usut Dugaan Korupsi PDAM Tirta Pengabuan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Jambi – Puluhan massa yang mengatas nama Gerakan Rakyat Menggugat Jambi (GERAM) melakukan unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Rabu (10/01/224) Pukul 10.00 WIB.

Kepala Kejati diminta untuk segera menetapkan tersangka pada kasus belanja subsidi pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pengabuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Kasus dugaan korupsi di PDAM Tirta Pengabuan yang di tangani kejaksaan tersebut merupakan dana subsidi yang digunakan untuk pembayaran gaji pegawai dan dana pensiun dari anggaran tahun 2019 hingga 2021.

Baca Juga :  Warga Perumahan Karyawan RSUD Kota Bekasi Tuntut Sertifikat Rumah yang Tak Kunjung Terbit Setelah 6 Tahun

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (LSM-JPK) Provinsi Jambi, Abdullah sebagai kordinator aksi mengatakan memintak Kejati Jambi untuk segera menuntaskan kasus belanja Subsidi PDAM Tirta Pengakuan Kabupaten Tanjabbar yang di proses di Kejari Tanjabbar.

Abdullah juga mengatakan segera tetapkan tersangka para petinggi-petinggi yang yang terlibat yang sudah beberapa kali di periksa sebagai saksi dan puluhan orang sudah di minta keterangan di Kejari Tanjabbar.

Baca Juga :  AKTA Berkolaborasi Bersama Rico-Zaki Gelar Cek Kesehatan Warga

“Kami akan membawa massa yang lebih banyak ketika permasalahan ini lambat penanganannya, maka kami akan lakukan aksi besar-besaran di Kejari Tanjabbar,” tegas Abdullah yang akrab dipanggil Acok.

“Dalam waktu dekat Aliansi GERAM akan Geruduk Kejari Tanjabbar menuntut kerjakeras Kejari atas kasus ini, agar dapat segara di tuntaskan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Usut Tuntas Dugaan Penjualan  Lahan Eks HGU di Desa Dalu Sepuluh A Kecamatan Tanjung Morawa Rp.3 M Lebih Pembayarannya Masuk ke Rekning Pribadi Mantan Dirut PTPN Inisial IP

Pihak dari Kejati Jambi saat bertemu masa aksi mengatakan akan kami telusuri sudah sampai di mana proses di Kejari Tanjung Jabung Barat.

Terpisah, Kasi Intel Kejari Tanjabbar, Lutfi saat dikonfirmasi tim media melalui WhatsApp pribadinya mengatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan alat bukti dan perhitungan kerugian negara.

“Kita masih mengumpulkan alat bukti dan menghitung kerugian negara, seperti yang kami release terakhir,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *