Scroll untuk baca artikel

News

Apel Perdana 2024 Kejati Sumut, Darmukti: Disiplin Dimulai dari Hal Kecil

1040
×

Apel Perdana 2024 Kejati Sumut, Darmukti: Disiplin Dimulai dari Hal Kecil

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Aswas Kejati Sumut) Darmukti didaulat sebagai Pimpinan Apel Pagi perdana, Senin (8/1/2023), mewakili Kajati Idianto yang tengah menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2024 di Bogor.

“Untuk tahun baru ini kita harus mengevaluasi diri terkait bagaimana sepanjang tahun 2023. Apakah telah sesuai dengan target yang diharapkan pimpinan atau belum.

Tentunya kita harus mengevaluasi diri bagaimana di tahun 2024. Bagaimana kita harus mengambil sikap dengan melakukan resolusi yang telah ditetapkan oleh Pimpinan,” kata Darmukti di Halaman Kantor Kejati Sumut Jalan AH Nasution Medan.

Baca Juga :  Kuartal I Tahun 2023, Kejati Sumut Hentikan 25 Perkara Dengan RJ

Untuk melakukanya tentunya harus dimulai dari yang kecil. “Disiplin dimulai dari hal yang kecil. Seperti penggunaan Seragam Kejaksaan (Gamjak),” imbuhnya.

Baca Juga :  Hingga Juni 2024, Kejati Sumut Sudah Hentikan Penuntutan 40 Perkara dengan Humanis

Setiap hari melakukan absen manual dan digital sebagai tanda bukti kehadiran. Untuk hal-hal kecil tersebut, Bidang Pengawasan juga telah melakukan sidak di seluruh jajaran Kejati Sumut.

Untuk setiap awal bulan setiap tanggal 2, lanjutnya, masing-masing Bidang harus melaporkan kinerjanya sebagai laporan dan evaluasi oleh Pimpinan nantinya.

Baca Juga :  Rangkaian Peringatan HBA, Kejati Sumut Gelar Seminar Nasional

Darmukti juga mengingatkan semua Bidang di Kejati Sumut mengenai Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di tahun 2024 yang harus dilakukan.

Apel pagi perdana Kejati Sumut tajjn 2024 juga dihadiri Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Dr Iwan Ginting, Kabag Tata Usaha (TU) Rahmad Isnaini, para Koordinator dan Kepala Seksi (Kasi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di ruang kelas, tetapi juga melalui berbagai aktivitas pengembangan diri yang membentuk karakter, keterampilan, dan kesiapan…