Menurutnya, berpindah – pindah Partai itu biasa, tetapi alangkah baiknya seorang kader yang dibesarkan namanya menjadi seorang pejabat negara dari partai yang mengusungnya hendaklah tegak lurus sesuai ketentuan AD ART bukan malah membelot, ucap Budiman.
Budiman juga menyayangkan sikap presiden Jokowi yang merupakan ayah Gibran, mengapa dan ada apa, sehingga dia mengizinkan anaknya berpindah partai, seolah – olah memang ada unsur kesengajaan dan sudah direncanakan.
“Ingatlah sebagai seorang kader baik yang junior maupun yang sudah senior janganlah sekali – kali kita melupakan sejarah (JasMerah) “, ucap Budiman lagi.














