Scroll untuk baca artikel
News

Empat Korban Pengeroyokan Tim Paslon Satika-Sarlandy Melapor ke Polres Taput

1144
×

Empat Korban Pengeroyokan Tim Paslon Satika-Sarlandy Melapor ke Polres Taput

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Taput – Sebanyak empat orang korban pengeroyokan oleh rombongan tim pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara nomor urut 1, Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat, melapor ke Polres Taput, Kamis (31/10/2024).

Laporan pengaduan korban pengeroyokan sesuai dengan LP/B/ 225/ X/ 2024/ SPKT/ Polres Taput/ Polda Sumut.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, melalui Kasi Humas Aiptu W Baringbing, membenarkan laporan pengeroyokan yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Desa Nahornop Marsada, Kecamatan Pahae Jae, Taput, Rabu (30/10/2024), sekira pukul 23.50 WIB.

Keempat korban tersebut yakni, David Ari Okto (33), Anggiat Marudut Sianturi (39) keduanya warga Desa Nahornop Marsada, Kecamatan Pahae Jae, Japet Sihombing (29) warga Desa Parsaoran Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae, dan Dede Aptermon Siregar (26) warga Desa Parbubu I, Kecamatan Tarutung, Taput.

Baca Juga :  Polres Taput Ciduk Pengedar Sabu dari Parmonangan, Sempat Melakukan Perlawanan

Dikatakan Aiptu W Barimbing, dari kesaksian korban saat diambil keterangan oleh penyidik Polres Taput, kejadian berawal ketika empat korban bersama empat orang temannya yang lain pulang dari Kecamatan Simangumban menuju Kecamatan Pahae Jae dengan menggunakan mobil pribadi yang dibranding gambar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2 JTP-DENS.

Saat di perjalanan, tepat di depan mobil para korban, melintas rombongan mobil paslon nomor urut 1 Satika-Sarlandy dengan posisi satu arah dari Simangumban menuju Pahae Jae.

Karena mobil rombongan paslon nomor urut 1 Satika-Sarlandy agak panjang, lalu mobil korban berusaha melewati untuk mempercepat perjalanan.

Baca Juga :  Polres Taput Olah TKP Kebakaran Pasar Tarutung, Kerugian Ditaksir miliaran Rupiah

Setelah beberapa mobil rombongan di lewati, tiba-tiba tepat di depan usaha Cofetta di Desa Nahornop Marsada Kecamatan Pahae Jae, satu unit mobil rombongan paslon nomor 1 Satika-Sarlandy langsung memepet mobil korban dan memberhentikannya.

Setelah mobil korban tidak bisa bergerak, lalu para pendukung paslon nomor urut 1 tersebut turun dan langsung memukuli para korban di dalam mobil, serta merusak kaca mobil yang mereka tumpangi.

“Para pelaku melakukan penganiayaan dengan menggunakan aspak, kunci roda, kayu broti dan batu padas,” ungkap Aiptu W Barimbing sesuai hasil pemeriksaan korban.

Lanjutnya, berdasarkan pemeriksaan dan pengakuan dari korban, mereka mengenal para pelaku pengeroyokan, yaitu Rudi Jainal Sihombing, Desi Pane, Hariman Silalahi, Henri Harianja, dan marga Simanjuntak.

Baca Juga :  Polres Taput Musnahkan 270 Knalpot Brong Hasil Penindakan

Akibat dari kejadian itu, David Ari Okto mengalami luka pada bagian kepala sebanyak 8 jahitan, luka pada bagian wajah sebelah kiri, bengkak pada bagian siku sebelah kanan, memar pada bagian dada dan leher.

Korban Dede Aptermon Siregar mengalami luka gores pada bagian pipi sebelah kiri. Anggiat Marudut Sianturi mengalami lebam pada paha sebelah kiri dan bengkak pada wajah sebelah kanan. Sedangkan korban Japet Sihombing mengalami bengkak pada bagian kepala, luka pada pelipis kanan dan bibir.

Polisi sudah membawa keempat korban untuk visum di RSU Tarutun, serta melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi. Laporan ini masih dalam proses penyelidikan polisi untuk segera menetapkan tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *