Scroll untuk baca artikel
News

Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah Desak Kapolda Metro Jaya Tangkap Pembuat Meme Menteri Bahlil

343
×

Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah Desak Kapolda Metro Jaya Tangkap Pembuat Meme Menteri Bahlil

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Jakarta – Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah Aminullah Siagian mengecam keras aksi tidak bertanggung jawab dari pihak-pihak yang membuat dan menyebarluaskan meme penghinaan terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap kehormatan pejabat publik sekaligus mencederai nilai-nilai moral, etika, dan akhlak bangsa Indonesia.

“Ini bukan sekadar candaan. Ini adalah bentuk penghinaan terang-terangan terhadap simbol negara dan pejabat publik yang tengah mengemban amanah Presiden serta melayani kepentingan rakyat. Kami menilai perbuatan seperti ini biadab, tidak bermoral, dan harus ditindak tegas secara hukum,” ujar Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga :  Antisipasi Penggunaan Narkoba, Sat Binmas Polres Nias Selatan Berkunjung ke SMK Bakti Luhur

Lebih lanjut, Aminullah Siagian menegaskan bahwa kebebasan berekspresi bukan berarti bebas menghina. Media sosial bukan tempat untuk menebar kebencian, menurunkan martabat orang lain, atau memanipulasi opini publik dengan konten yang menyesatkan.

“Kita ini bangsa yang beradab, memiliki norma dan akhlak. Kalau perilaku seperti ini dibiarkan, akan menjadi preseden buruk yang menular di kalangan generasi muda,” tegasnya.

Ketua GP Al Washliyah juga menyatakan bahwa tindakan tersebut bisa masuk dalam kategori pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) karena menyebarkan konten bermuatan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap pejabat negara. Karena itu, ia mendesak Kapolda Metro Jaya dan jajaran siber Polri untuk bergerak cepat menelusuri pelaku serta menindaknya secara hukum tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  KPK Diminta Telusuri LHKPN Yang Tak Dilaporkan ISS, Buntut Dari Laporan Dugaan Korupsi Disdik Batubara TA 2020-2021

“Kami tidak ingin ruang digital dijadikan tempat bebas mencaci maki orang seenaknya. Bila ini dibiarkan, bukan hanya nama baik Pak Menteri yang rusak, tetapi juga wibawa pemerintah dan martabat pejabat publik yang tengah bekerja untuk bangsa,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyerukan agar seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, menjunjung tinggi etika bermedia sosial. “Gunakan jari untuk kebaikan, bukan untuk menebar fitnah. Bangsa ini tidak butuh pencaci, tapi butuh pemuda yang membangun dan menjaga marwah negaranya,” pungkasnya dengan tegas.

Baca Juga :  Ini Daftar Nama 6 Pejabat Yang Dilantik Jaksa Agung

Gerakan Pemuda Al Washliyah menilai bahwa penegakan hukum terhadap pelaku akan menjadi uji nyata komitmen aparat kepolisian dalam menjaga ruang publik yang sehat, beretika, dan bermartabat. Mereka berharap, langkah cepat dari pihak Kepolisian dapat menjadi efek jera bagi siapa pun yang berani melecehkan pejabat negara di ruang digital.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Jangan biarkan ruang publik diisi oleh tangan-tangan usil yang merusak kehormatan bangsa. Hukum harus tegak, moral harus dijaga, dan martabat pejabat publik harus dilindungi,” tegas Aminullah Siagian menutup pernyataannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Lensa Mata Medan – Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan secara resmi memberlakukan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, TK, SD,…