Scroll untuk baca artikel

Hukum & Kriminal

Proyek Renovasi Gate 3 Belawan Masuk Ranah Hukum, Humas PT Pelindo 1 Arahkan Wartawan Konfirmasi ke Kejat Sumut, Kasi Penkum : Masih Dilakukan Pulbaket

867
×

Proyek Renovasi Gate 3 Belawan Masuk Ranah Hukum, Humas PT Pelindo 1 Arahkan Wartawan Konfirmasi ke Kejat Sumut, Kasi Penkum : Masih Dilakukan Pulbaket

Sebarkan artikel ini
Lensa Mata Medan – Proyek renovasi yang dilakukan oleh PT. Pelindo Regional 1 Belawan, terhadap gate 3 Belasan, dinilai mangkrak dan sia-sia, yang berakibat menghambat aktifitas masyarakat menuju pelabuhan Gabion Belasan, diduga telah masuk dalam randah hukum.
Namun demikian, Humas
PT.Pelindo Regional 1, Sabtia, ketika di konfirmasi melalui pesan whatssap, Senin (6/5/24), meski wartawan sempat menunggu sekitar  3 jam, akhirnya manjawab konfirmasi wartawan.
Dalam jawaban pada pesan whatssap tersebut, Sabtia mengtakan, menyangkut hal tersebut agar wartawan langsung melakukan konfirmasi ke pihak Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut.
“Klo terkait hal ini bg konfirmasi ke kehumasan Kejati ya bang 🙏🏻,” katanya singkat.
 
Kemudian, ketika ditnya berapa orang yang dipanggil oleh Kejati Sumut dan berapa nilai proyek tersebut, sampai berita ini ditayangkan, Sabtia tidak menjawab pesan whatssap wartawan.
 
Sebelumnya terpisah, Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan dikonfirmasi wartawan terkait persolan itu membenarkan adanya pemanggilan terkait proyek Gate 3 Belawan tarsebut. “Kemarin infonya ada.Kita tanya ke bidang team air,” kata Yos, melalui pesan whatssap, Sabtu (4/5/24).
 
Diapun menyebutkan, kasus tersebut saat ini masih dalam pengumpulan bahan keterangan (Pulbket),” Dilakukan pengumpulan bahan keterangan,” jelasnya.
 
Sebelumnya, seperti dilansir dari media online TOPJURNALNEWS.COM
Renovasi yang dilakukan oleh PT. Pelindo Regional 1 Belawan, terhadap gate 3 Belawan dinilai mangkrak dan sia-sia, akibatnya menghambat aktifitas masyarakat menuju pelabuhan Gabion Belawan.

Hal itu terlihat ketika awak media melintas untuk melakukan aktifitas peliputan di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan, tepatnya Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (20/04/2024).

Baca Juga :  Buron 2 Tahun, Kades Yang Korupsi Dana Desa Rp 600 Juta Ditangkap

Informasi yang dihimpun bahwa renovasi tersebut sudah dilakukan oleh PT.Pelindo Regional 1 Belawan  hampir dua bulan yang lalu, yang terlihat dari revitalisasi tersebut hanya pemasangan seng yang mengelilingi beberapa gate, tidak ada tanda-tanda bahwa revitalisasi tersebut mau selesai dilakukan.

Ironisnya dari pemasangan seng yang mengelilingi itu berakibat menutupi beberapa gate, dan hanya mengaktifkan empat gate sehingga menghambat aktifitas warga yang masuk dan keluar dari Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan.

Baca Juga :  Majelis Hakim PN Tipikor Makassar Tolak Eksepsi Terdakwa Dugaan Korupsi PDAM dan Premi Asuransi Dwiguna

Pembangunan gate tersebut dibangun pada tahun 2017 lalu, dengan menelan biaya yang cukup besar, namun keberadaan gate tersebut, tidak berfungsi dengan baik, dan malah menjadi pajangan semata.

Dengan tujuan direnovasi gate 3 tersebut, aktifitas pengaktifan akan  mulai dilakukan oleh pihak Pelindo sendiri, dan langsung dikenakan pass (uang masuk ke pelabuhan perikanan)

Baca Juga :  AKBP Achiruddin Hasibuan Dipecat Usai Sidang Kode Etik

Rizal, salah satu pedagang ikan yang hampir setiap hari menjalani aktifitas keluar masuk dari gate tersebut mengeluhkan penutupan akibat dari pembangunan dan perbaikan gate tersebut, dan meminta kepada Pelindo agar secepatnya menyelesaikan pembangunan tersebut.

“Saya minta agar secepatnya pembangunan diselesaikan agar aktifitas warga tidak terganggu, hanya dua pintu yang dibuka belum lagi harus berpapasan dengan truk, dan berpotensi kecelakaan” ucapnya.

Disinggung terkait dengan adanya kemungkinan dikenakan pass masuk, Rizal mengatakan, keberatan dengan hal tersebut.

“Keberatan dengan hal tersebut, karena setiap harinya saya beraktifitas keluar masuk dari Pelabuhan Perikanan Belawan, jadi agak berat dengan biaya yang diberlakukan”, ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *