Hal itu terlihat ketika awak media melintas untuk melakukan aktifitas peliputan di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan, tepatnya Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (20/04/2024).
Informasi yang dihimpun bahwa renovasi tersebut sudah dilakukan oleh PT.Pelindo Regional 1 Belawan hampir dua bulan yang lalu, yang terlihat dari revitalisasi tersebut hanya pemasangan seng yang mengelilingi beberapa gate, tidak ada tanda-tanda bahwa revitalisasi tersebut mau selesai dilakukan.
Ironisnya dari pemasangan seng yang mengelilingi itu berakibat menutupi beberapa gate, dan hanya mengaktifkan empat gate sehingga menghambat aktifitas warga yang masuk dan keluar dari Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan.
Pembangunan gate tersebut dibangun pada tahun 2017 lalu, dengan menelan biaya yang cukup besar, namun keberadaan gate tersebut, tidak berfungsi dengan baik, dan malah menjadi pajangan semata.
Dengan tujuan direnovasi gate 3 tersebut, aktifitas pengaktifan akan mulai dilakukan oleh pihak Pelindo sendiri, dan langsung dikenakan pass (uang masuk ke pelabuhan perikanan)
Rizal, salah satu pedagang ikan yang hampir setiap hari menjalani aktifitas keluar masuk dari gate tersebut mengeluhkan penutupan akibat dari pembangunan dan perbaikan gate tersebut, dan meminta kepada Pelindo agar secepatnya menyelesaikan pembangunan tersebut.
“Saya minta agar secepatnya pembangunan diselesaikan agar aktifitas warga tidak terganggu, hanya dua pintu yang dibuka belum lagi harus berpapasan dengan truk, dan berpotensi kecelakaan” ucapnya.
Disinggung terkait dengan adanya kemungkinan dikenakan pass masuk, Rizal mengatakan, keberatan dengan hal tersebut.
“Keberatan dengan hal tersebut, karena setiap harinya saya beraktifitas keluar masuk dari Pelabuhan Perikanan Belawan, jadi agak berat dengan biaya yang diberlakukan”, ucapnya.








