Pangdam I/BB yang diwakili Kolonel TNI AD A.Sinaga, Dandim 0201 Medan diwakili Kapten TNI AD Ahmat Yani dan Camat Medan Tembung dalam sambutan nya mengapresiasi dan mendukung gerakan Martabe Indonesia Maju .
Ketua Umum Martabe Indonesia Maju Robert Siregar dalam pidato pengarahan nya mengatakan Martabe yang didirikan sejak tahun 1996 tetap berdiri kokoh ditengah banyak nya tantangan baik karena perubahan kekuasaan maupun dinamika lain nya dan situasi luar biasa yang melanda dunia akibat covid 19 serta rintangan internal maupun eksternal.
Sesuai ketentuan yang berlaku Perkumpulan ini sekarang menjadi perkumpulan Martabe Indoesia Maju. Martabe adalah singkatan dari Marsipature hutanabe yaitu program pembangunan desa terpadu yang dicanangkan oleh salah satu putra terbaik Sumatera Utara yaitu almarhum Letnan Jendral Purnawirawan TNI AD Raja Inal Siregar yang pada saat itu menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara sejak tahun 1988, hingga 1998.
Perkumpulan Martabe Indonesia Maju ini merupakan wadah silaturahmi masyarakat asal Sumatera Utara yang terdiri dari Sembilan etnis yakni Toba, Mandailing, Simalungun, Karo, Pakpak, Melayu, Pujakesuma (Pura Jawa Kelahiran Sumatera Utara) Nias dan Tionghoa untuk membangun kesadaran tentang penting nya peran serta dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat di kampung halaman dan tempat domisili secara konkrit dan konseptual.
Dalam kaitan nya dengan itu,perkumpulan ini berupaya menggalang semangat pemikiran, sumbangan moril atau materil dalam rangka membantu kesejahteraan masyarakat serta membuat kajian kajian mengenai pembangunan daerah berkelanjutan.
Sebagai sebuahrumah besar, anggota dan pengurus Martabe Indoesia Maju memiliki kebebasan menyalurkan aspirasi politiknya. Marilah kita sukseskan pesta demokrasi pemilian umum, pemilhan presiden dan wakil presiden 2024 secara aman dan damai sehingga demokrasi kita berjalan dengan matang dan berkeadaban serta menghasilkan para wakil rakyat dan pemimpin yang berbobot demi kesejahteraan bangsa dan Negara.
Anggota dan pengurus Martabe diharapkan dapat menerjemahkan berbagai nilai yang terkandung dalam Martabe dan menjadi program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Sangat diharapkan partisipasi aktif dari pengurus dan anggota dan juga sangat diharapkan dukungan dari berbagai pihak terutama tokoh masyarakat, tokoh adat dari berbagai etnik di perkumpulan ini karena perkumpulan ini merupakan wadah dari etnik yang ada di seluruh indoneia,” tutup Robert Siregar.








