Scroll untuk baca artikel
News

Wakil Bupati Membuka Rembuk Stunting Aksi ke-3 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat

1182
×

Wakil Bupati Membuka Rembuk Stunting Aksi ke-3 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Pakpak Bharat – Wakil Bupati Pakpak Bharat selaku Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Stunting Kabupaten Pakpak Bharat mengungkapkan, stunting disebabkan oleh faktor multidimensi antara lain pola asuh yang kurang optimal.

Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan dan gizi serta kurangnya asupan gizi mulai dari 1000 hari pertama kehidupan untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berprestasi.

Oleh karenanya, tantangan ini tentunya harus kita tangani secara baik, terukur, terarah dan akuntabel, melalui kerja nyata, kerja tuntas, kerja cerdas dan kerja berkualitas, agar kita tetap bisa membangun generasi masa depan, menjadi generasi yang unggul, berdaya saing, dan berkualitas, demikian dijelaskan oleh Wakil Bupati saat membuka Rembuk Stunting Aksi ke-3 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat hari ini (28/05/2024) di Aula bale Sada Arih, Kantor Bupati Pakpak Bharat.

Baca Juga :  Wabup Pakpak Bharat Paparkan Pelaksanaan 8 Kenvergensi Penurunan Stunting

Kabupaten Pakpak Bharat ditetapkan sebagai salah satu Kabupaten lokus stunting di Indonesia sejak tahun 2019. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, angka prevalensi stunting Kabupaten Pakpak Bharat sebesar 30,8%. Pada tahun 2023 berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) turun menjadi 28,9%, namun angka ini masih sangat tinggi jika dibandingkan dengan ambang batas yang ditetapkan World Health Organization (WHO) yaitu 20%.

Baca Juga :  Polres Tual Musnahkan 5000 Liter Miras Ilegal Jenis Sopi

Angka prevalensi stunting masih tinggi, perlu segera kita atasi bersama secara terintegrasi mulai tingkat Kabupaten hingga tingkat desa dan saya berharap adanya peran aktif para Pimpinan OPD, Instansi Vertikal, Organisasi Masyarakat serta pihak-pihak swasta, bersinergi dan bersatu dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Pakpak Bharat, ajak dia kemudian.

Baca Juga :  DPRD Pakpak Bharat Gelar Paripurna Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030

Dalam kegiatan ini, Wakil Bupati memaparkan Hasil Pelaksanaan Aksi 1 dan 2 Dalam rangka Rembuk Stunting Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2024. dikesempatn ini pula,Wakil Bupati mengajak segenap hadirin dan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya penanganan stunting di Kabupaten Pakpak Bharat untuk menanda tangani komitmen bersama dalam upaya kegiatan rembuk stunting Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

  Lensa Mata.id, Tanjungbalai   Musyawarah Daerah Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia ( Musda DPD APPSI ) Kota Tanjungbalai digelar di Raja Bahagia, Jalan Alteri Kecamatan Datuk Bandar…