Scroll untuk baca artikel
News

Formasu akan Demo ke Kejagung dan Mabes Polri, Tuntut Adili Semua Terlibat Perdagangan Sisik Trenggiling di Asahan

638
×

Formasu akan Demo ke Kejagung dan Mabes Polri, Tuntut Adili Semua Terlibat Perdagangan Sisik Trenggiling di Asahan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Jakarta – Ratusan mahasiswa dari Forum Mahasiswa Sumatera Utara (Formasu) Jakarta akan melakukan aksi demontrasi di Mabes Polri hingga Kejagung untuk mendesak pemanggilan dan pemeriksaan terhadap oknum Aparat yang diduga terlibat perdagangan gelap hewan langka Sisik Trenggiling yang merugikan uang negara 440 Miliar.

Tak hanya itu, Koordinator Lapangan Formasu Jakarta, Amar mengatakan, ratusan mahasiswa akan menggelar aksi di depan Mabes Polri dan Kejagung, Jakarta pada hari Jumat (19/2/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca Juga :  Gelar Aksi di Kejagung & Mabes Polri, Kapolres Asahan Dituding Ketahui Aktor Utama Kasus Trenggiling Hingga Desak Copot Kepala Balai Gakkum KLHK Sumatera

“Iya benar kami akan aksi unjuk rasa di depan Kejagung dan Mabes Polri,” tegas Amar dalam siaran persnya, Jakarta, Selasa malam (18/2/2025).

Dalam aksi nantinya, Formasu Jakarta akan menuntut 4 hal. Pertama, Mendesak Kejagung Panggil dan Periksa Oknum Aparat yang Diduga Terlibat dalam Perdagangan Gelap Hewan Langka Trenggiling yang Merugikan Uang Negara 440 M.

Baca Juga :  Ini Imbauan Kasat Samapta Polres Nias Selatan kepada Masyarakat Jelang Pilkada 2024

Kedua, Meminta Polisi Militer dan Kejagung Segera Bongkar Semua Mata Rantai Penjualan atau Pengekspor dan Pembeli Sisik Hewan Trenggiling di Asahan.

“Selanjutnya, Meminta Bapak Panglima TNI dan Kapolri Bentuk Tim Investigasi terhadap Oknum yang Diduga Abuse of Power dalam Kasus terkait,” jelasnya.

Dan terakhir, Mendesak Kejagung Panggil dan Adili Semua Pihak yang Diduga Terlibat Perdagangan Gelap Sisik Trenggiling secara Profesional dan UU.

Baca Juga :  Dalam Rangka Persiapan Pemilu Serentak 2024, Polres Tanjung Balai Hadiri Coffee Morning

“Di mata hukum, semua warga negara sama,” tegasnya.

Diketahui, Pengungkapan perdagangan sisik trenggiling ini berawal saat petugas Balai Gakkum KLHK Sumatera menerima informasi soal akan adanya pengiriman sisik trenggiling di salah satu bus di Jln, Jenderal Ahmad Yani, Kisaran-Asahan, Senin 11 November 2024 seberat 322 Kg. Dan ditemukan di Gudang Kelurahan Siumbut-umbut sekira 858 Kg. Hingga total barang bukti yang diamankan 1.18 Ton. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Langit New Delhi tampak cerah pada 26 Januari 2025 ketika India merayakan Hari Republik ke-76 dengan mengusung tema “Swarnim Bharat: Virasat aur Vikas” (India Emas: Warisan dan Kemajuan). Pada kesempatan bersejarah tersebut,…