Lensa Mata Deli Serdang || Aksi Demo Masyarakat Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa terus berlanjut dikarenakan Pembangunan PT. Astra Internasional, Tbk dan PT. Dinamika Firindo Nusantara telah merugikan Masyarakat dan banyak melakukan kesalahan.
Ibu Suria Humapea warga Dusun 2 Desa Wonosari mengutarakan kekesalan nya kepada awak media, Senin 09 Oktober 2023 sekitar pukul 11.30 wib di lokasi demo, Aksi unjuk rasa masyarakat yang terdampak yakni warga Dusun 1, 2, 3 dan 4 Desa Wonosari yang mayoritas Suku Jawa dan Muslim, bahwa Warga Dusun 2 dan 3 yang rumah nya berdampingan langsung dengan lokasi pembangunan PT. Astra Internasional, Tbk atau Auto 2000 mengalami getaran yang luar biasa seperti gempa sehingga dinding rumah mengalami keretakan akibat getaran Excavator, dan ada seng rumah yang copot yang lebih mirisnya lagi abu sangat tebal setiap harinya sehingga menyebabkan wabah penyakit seperti Asma atau TBC, sedang kan Warga Dusun 1 dan 4 disamping banyak nya Abu juga mengalami banjir bila hujan turun dikarenakan paret aliran air tersumbat, ungkap nya dengan kesal.
Dalam pantauan Awaq media di lokasi Demo Masyarakat yang melakukan Aksi unjuk rasa di Proyek pembangunan PT. Astra yang ber Alamat Jalan Lintas Sumatera Utara Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, ini di dampingi oleh Mahasiswa yang tergabung di AMMP (Aliansi Mahasiswa Merah Putih) dan juga Masyarakat Perduli Lingkungan (MAPEL) Indonesia.
AMMP dan MAPEL adalah satu Perhimpunan yang sudah tidak diragukan dalam memberikan pembelaan kepada Masyarakat yang tertindas hal ini mereka laksanakan pada Masyarakat Wonosari dengan adanya Proyek Astra yang hanya mendapatkan imbasnya saja seperti yang di ungkapkan warga kepada awak media.
Fitria Wahyudi sebagai wakil ketua Mapel Sumut saat dijumpai media di lokasi demo mengutarakan ini aksi akan terus berlanjut sampai pihak Perusahaan memberikan tanggapannya kepada Masyarakat yang terimbas, dan adapun poin – poin yang kami tuntut ke pihak Perusahaan yakni :
1. Paret yang rusak harus di perbaiki yang menyebabkan banjir.
2. Perbaiki rumah Masyarakat yang terdampak ada 24 rumah, seperti getaran sehingga dinding rumah menjadi retak.
3. Banyaknya abu saat mobil angkutan tanah melintas permukiman warga sehingga menyebabkan batuk dan gangguan paru-paru.
4. Stop aktivitas proyek karena izin dan legalitas yang tidak jelas, mencederai nilai kerukunan, kedamaian, keamanan dan ketertiban masyarakat serta perusak lingkungan.
5. Tangkap Pimpinan PT. Astra Internasional , Tbk – Auto 2000 dan PT. Dinamika Firindo Nusantara yang telah dengan sengaja mengadu domba pihak pendemo dengan Warga yang tidak terdampak dan juga dengan aparat TNI.
6. Pindahkan Kapolsek Tanjung Morawa karena diduga menerima upeti dan bekerja sama dengan pihak Perusahaan, sehingga Perusahaan ber Aktivitas terus tanpa memperdulikan aksi Demo, ungkapnya. (LM/Ewi)














