Scroll untuk baca artikel

Hukum & Kriminal

Pimpinan Pondok Pesantren di Tuban Dilaporkan Anak Didiknya

1286
×

Pimpinan Pondok Pesantren di Tuban Dilaporkan Anak Didiknya

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Tuban – Merasa sudah di tipu dan di gruduk serta di pukul pada hari Selasa (07/11/2023) Askhabul huda (28) dan Bahrul Mukhid (30) (saudara kandung) Warga Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban melaporkan guru ngajinya Ahmad Sunaji pengasuh pondok pesantren siddiqiyah ke polsek soko Tuban, Kamis (28/12/2023).

Ashabul Huda Saat di konfirmasi oleh awak media menuturkan, “Terjadinya hal ini ketika saya santai didepan rumah kontrakan tanjung harjo dengan kakak saya tiba-tiba ada anak didik Sonaji kurang lebih 20 orang mendatangi rumah saya, sebelum saya diajak kerumah Sunaji . Istri, anak, ibu dengan kakak saya Bahrul Mukhid dipaksa ikut, sesampainya di tempat Sonaji bukannya saya diajak ngobrol baik tapi malah saya mendapatkan pemukulan sehingga mengenai leher saya, yang saya sayangkan saat pemukulan dilakukan di depan istri dan anak saya yang masih balita”, ujarnya.

“Tak sampai disitu ketika kakak saya Bahrul Mukid hendak melerai namun malah juga kena sasaran pemukulan yang dilakukan Sunaji padahal saya ingin menyelesaikan perkara uang saya yang di bawa S dengan kekeluargaan tapi malah diperlakukan seperti ini dan akhirnya berujung pelaporan di polsek soko dan diteruskan ke polres tuban, uang saya di bawa Sunaji kurang lebih sekitar Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah), saya transfer ketika Sinaji membutuhkan dengan dalih saya akan diberi rumah dan kavlingan. Padahal Sonaji itu masih saudara ibuk saya”, sambungnya.

Baca Juga :  Polsek Deli Tua Ungkap Kasus Kematian 2 Pria di Parit Depan Kantor BISP Sumut

Ditempat terpisah saat Sunaji dikonfirmasi juga membenarkan terkait adanya kejadian tersebut, “memang benar kejadian tersebut, pemukulan tersebut juga tidak sengaja mengenai Bahrul Mukhid padahal sasarannya bukan Bahrul Mukhid,” ujarnya.

Baca Juga :  Ditreskrimum Polda Lampung Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

“Malah saya yang ajak ke polsek dulu mas biar tensinya turun, saya juga sudah dipanggil terkait hal ini di polres sebagai saksi. Ini sebenarnya masalah keluarga dan menyangkut orang banyak, jadi saya menunggu proses hukum yang sedang berjalan saat ini”, tutupnya.

Baca Juga :  Berkas Perkara 3 Tersangka Dugaan Korupsi di PT Surveyor Indonesia Naik ke Tahap II

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Riyanto membenarkan adanya laporan di atas dan sampai saat ini Rabu (27/12/2023) masih dalam penyidikan dengan tinggal menunggu dua saksi lagi,apabila dalam pemeriksaan saksi saksi memang mengarah ke tindakan pidana kita selaku penegak hukum akan meluruskan dan menindak lanjuti proses hukum ini sampai selesai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *