Scroll untuk baca artikel
News

Siswa SD di Salatiga Meninggal Akibat Terpeleset dan Terbawa Arus Selokan

1080
×

Siswa SD di Salatiga Meninggal Akibat Terpeleset dan Terbawa Arus Selokan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Salatiga – Seorang siswa kelas 5 sekolah dasar, RA (12), mengalami nasib tragis setelah terpeleset dan masuk ke dalam selokan, Minggu (25/2/2024) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kondisi selokan yang tertutup beton membuat upaya evakuasi mengalami kendala.

Menurut Kasi Humas Polres Salatiga, Iptu Henri Widyoriani, kejadian itu berlangsung di depan pos ronda RT 1/RW 06 Nobowetan. RA bersama temannya, Dava, yang masih duduk di kelas 2 SD, sedang bermain saat kejadian tragis itu terjadi.

Baca Juga :  Pemdes Pagar Agung Salurankan BLT DD Tahap 1

“Tiba-tiba korban terpeleset dan jatuh ke dalam selokan, yang pada saat itu kondisi hujan deras,” ujar Henri pada Senin (26/2/2024) pagi.

Dava segera meminta bantuan kepada warga setempat, Kusnadi dan Albert, untuk menyelamatkan RA.

Baca Juga :  Soal Dugaan Kredit Macet Puluhan Tahun di Bank Sumut, FKSM Minta Kejati Sumut Segera Usut

Setelah sekitar 30 menit pencarian, warga berhasil membongkar tutup beton selokan dan berhasil mengevakuasi RA. Namun, sayangnya, RA sudah tidak sadarkan diri saat dievakuasi. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Aakit Puri Asih, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga :  Tekan Inflasi, Tethol: Klaster Bawang dan Cabai Terus Ditingkatkan

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa RA mengalami luka di beberapa bagian tubuh dan kepala. Henri memperingatkan warga untuk lebih waspada terhadap anak-anak saat bermain, terutama saat hujan deras.

“Tingkatkan kewaspadaan, jangan biarkan anak bermain tanpa pengawasan orangtua, apalagi saat hujan deras karena sangat berbahaya,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *