Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Tim Gabungan Satgas Ops Intelmar Armada I Wilayah Tanjungbalai Asahan dan F1QR Lanal Tanjung Balai Asahan Gagalkan Penyelundupan PMI Non-Prosedural dan Narkotika

470
×

Tim Gabungan Satgas Ops Intelmar Armada I Wilayah Tanjungbalai Asahan dan F1QR Lanal Tanjung Balai Asahan Gagalkan Penyelundupan PMI Non-Prosedural dan Narkotika

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Tanjungbalai – Tim Gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjungbalai Asahan dan Satgas Ops Intelmar Koarmada I berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pekerja migran Indonesia (PMI) non-prosedural dan narkotika di perairan Selat Malaka, tepatnya di arah timur Pulau Salah Nama.

Dalam operasi tersebut, Tim Gabungan berhasil menangkap kapal kayu KM Alif GT 10 yang membawa 26 PMI non-prosedural, seorang anak berusia 4 tahun, serta nakhoda dan 2 anak buah kapal (ABK). Selain itu, tim juga menemukan narkotika jenis sabu seberat 544 Gram (bruto) yang disembunyikan di dalam tas kecil yang berada di Haluan kapal tersebut.

Dalam konfrensi pers Danlanal TBA Letkol Laut (P) Wido Dwi Nugraha didampingi Forkopimda Tanjungbalai mengatakan, keberhasilan ini berawal dari informasi yang diterima melalui jaringan agen di lapangan mengenai aktivitas mencurigakan di wilayah perairan Pulau Salah Nama, Kabupaten Batu Bara. Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung melaksanakan patroli dan menemukan kapal kayu KM Alif GT 10 yang sedang berlayar dengan muatan mencurigakan.

Baca Juga :  Rugikan Negara Rp 3,7 M, 2 Tersangka Dugaan Korupsi Pekerjaan Konstruksi Jalan di Madina Ditahan

Mengingat kondisi cuaca buruk dan gelombang besar, kapal beserta penumpang dibawa ke Posal Bagan Asahan, kemudian dilanjutkan ke Mako Lanal Tanjung Balai Asahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Polres Labuhanbatu Tetapkan Tersangka Kebakaran Gudang BBM Ilegal di Panai Hilir

Di Mako, petugas menemukan sebuah tas kecil yang berisi narkotika jenis sabu sekitar 544 gram, bersama barang-barang lain seperti minyak rambut, parfum, dan minuman serbuk sacet collagen.

Baca Juga :  Kejati Sumut Tahap II Perkara Dugaan Korupsi Lahan PT PSU

Hasil pengecekan BNNK Tanjungbalai memastikan bahwa barang tersebut adalah narkotika. Temuan narkotika dan para PMI non-prosedural akan diserahkan kepada pihak BNNK untuk pendalaman lebih lanjut, Kamis (16/1/25).

Keberhasilan ini menegaskan komitmen Pemerintah dan TNI Angkatan Laut dalam memerangi penyelundupan, menjaga keamanan perairan Indonesia, serta memberantas praktik perdagangan manusia dan narkotika yang merugikan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *