Scroll untuk baca artikel
News

Tokoh Pemuda Sumut Paulus PG Apresiasi Ketegasan Kajari Gunungsitoli Bongkar Dugaan Korupsi di Kepulauan Nias

110
×

Tokoh Pemuda Sumut Paulus PG Apresiasi Ketegasan Kajari Gunungsitoli Bongkar Dugaan Korupsi di Kepulauan Nias

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Tokoh Pemuda Sumatera Utara, Paulus PG, SH, MH, C.Md, C.vapol, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Firman Halawa, dalam mengungkap berbagai dugaan kasus korupsi di wilayah Kepulauan Nias yang selama ini dinilai merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan daerah.

Menurut Paulus PG, keberanian Kejari Gunungsitoli dalam membuka dan menindak dugaan praktik korupsi merupakan langkah penting demi menciptakan pemerintahan yang bersih serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Kepulauan Nias.

“Selama ini berbagai dugaan praktik korupsi di wilayah Nias seakan menjadi rahasia yang tertutup rapat dan sulit disentuh. Namun hari ini masyarakat mulai melihat adanya keberanian dari aparat penegak hukum untuk membuka tabir tersebut secara terang benderang,” ujar Paulus PG dalam keterangannya di Medan dalam waktu dekat ini.

Baca Juga :  Setujui Bayar 100% Padahal Belum Selesai, KPA Proyek RS Pratama Nias Rp.38,5 M Ditahan

Ia menegaskan bahwa masyarakat patut memberikan apresiasi kepada Kajari Gunungsitoli atas komitmennya dalam melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu. Paulus PG juga berharap pengungkapan kasus-kasus dugaan korupsi tidak berhenti pada satu perkara saja, melainkan dapat menyentuh seluruh wilayah kerja Kejari Gunungsitoli agar tercipta efek jera bagi para pelaku korupsi.

Baca Juga :  Kajati Sumut Kunjungi Kejari Gunungsitoli, Kab. Nias Induk, Kab. Nias Utara Serta Laksanakan Kegiatan Sosial Bersama Masyarakat

“Kita berterima kasih kepada Bapak Dr. Firman Halawa SH MH atas keberanian dan komitmennya dalam membongkar dugaan kasus korupsi di wilayah hukum Gunungsitoli. Ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Nias agar daerah ini dapat berkembang lebih maju, bersih, dan terbebas dari praktik-praktik korupsi,” lanjutnya.

Paulus PG juga menilai bahwa korupsi merupakan salah satu faktor utama yang menghambat percepatan pembangunan di Kepulauan Nias, baik dalam sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh upaya aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya.

Baca Juga :  Alami Sesak Nafas, PPIH Embarkasi Medan Gercep Bawa Jemaah Haji Embarkasi Solo Dirawat di RSUD Amri Tambunan

“Kita ingin Nias dikenal bukan karena persoalan korupsi, tetapi karena kemajuan daerahnya, kualitas sumber daya manusianya, serta pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Penegakan hukum yang tegas adalah fondasi utama menuju perubahan itu,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Paulus PG mengajak seluruh kepala daerah, pejabat, dan penyelenggara pemerintahan di Kepulauan Nias untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat agar menjalankan amanah jabatan dengan penuh integritas, transparansi, dan tanggung jawab demi masa depan Nias yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Mengenali arah tren pasar adalah salah satu keterampilan paling krusial yang harus dimiliki oleh setiap pelaku pasar keuangan. Istilah bullish sangat populer digunakan untuk menggambarkan kondisi di mana harga aset sedang mengalami…