Scroll untuk baca artikel

News

Anggota Komisi 2 DPRD OKU Sebut Pernyataan Mirza Gumay Fitnah Soal Dana 47 M APBD OKU

1310
×

Anggota Komisi 2 DPRD OKU Sebut Pernyataan Mirza Gumay Fitnah Soal Dana 47 M APBD OKU

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Baturaja – Kehebohan terjadi di Kantor DPRD Oku, dimana sejumlah wartawan dari berbagai media dan aktivis mencoba untuk meminta keterangan Ketua Komisi 2 DPRD OKU berinisial UH, Senin (27/11/2023).

Hal ini terkait dengan dugaan masalah uang anggaran sebesar 47 miliar yang menjadi sorotan setelah diangkat oleh Anggota Komisi 2 DPRD OKU, Mirza Gumay dalam rapat paripurna pada tanggal 24 November 2023 sekitar pukul 21.30 WIB di ruang rapat paripurna DPRD OKU.

Permasalahan ini terungkap saat Mirza Gumay mengajukan pertanyaan terkait dana anggaran yang mencapai 47 miliar dalam rapat tersebut.

Baca Juga :  Karyawan PT SPR Merasa Kecewa Tak Dilibatkan Ketika Tinjau Lahan HGU Yang Digarap Masyarakat

Kehadiran UH dalam rapat tersebut menjadi fokus utama bagi sejumlah wartawan dan aktivis yang berusaha mencari klarifikasi terkait dugaan penyimpangan tersebut.

Ketika dihadapi oleh sejumlah awak media dan aktivis di ruang komisi 2 DPRD OKU, anggota DPRD OKU lainnya, Umihartati dan Indrawati Sahrial yang juga merupakan anggota komisi 2, menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Mirza Gumay adalah fitnah.

Baca Juga :  Himpunan Masyarakat OKU Sampaikan Aspirasi di DPRD OKU Terkait kegiatan Eksplorasi Tambang PT Semen Baturaja

Mereka mengatakan jangan menepuk air di dulang, sebut Indrawati Sahrial menjelaskan bahwa permasalahan terkait dana 47 miliar tersebut telah dibahas dalam rapat komisi pembahasan anggaran tahun 2023.

Meski demikian, upaya untuk mencari kejelasan dan klarifikasi lebih lanjut terkait penggunaan dana yang cukup besar ini masih menjadi perhatian utama bagi wartawan dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Wabup Pakpak Bharat Hadiri Langsung Acara Musrenbangnas di Jakarta

Kabar terkini menunjukkan bahwa investigasi terus berlanjut untuk mendapatkan informasi yang lebih detail terkait masalah kontroversial ini.

“Dana 47 M itu di bagi- bagi OTD- OTD yang lain dinas perhubungan sekian ada dinas pertanian dinas ketahanan pangan sekian dan dinas dinas yang lain itu,” sebut Indrawati Sahrial menjelaskan dan terus bilang fitnah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Memasuki pertengahan tahun, undangan pernikahan mulai berdatangan. Banyak orang bahkan bercanda bahwa musim kondangan sudah dimulai. Dalam satu bulan, tidak sedikit yang harus menghadiri beberapa acara sekaligus, mulai dari pernikahan…

News

Inisiatif Bersama – “Produk Eropah Premium” oleh ETHEAS dan LDC “Produk Eropah Premium” ialah kempen bekerjasama dengan Kesatuan Kebangsaan Koperasi Pertanian Greece (ETHEAS) dan Jawatankuasa Tenusu Latvia (LDC) – Matlamat…