Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Aniaya Warga Hingga Kritis, Anak Oknum Pengacara Dipolisikan

1397
×

Aniaya Warga Hingga Kritis, Anak Oknum Pengacara Dipolisikan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Dalam kondisi berdarah-darah dan sempoyongan, korban kekerasan Ishar (58) warga Jl. Gereja Gg. Bersama Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat datang ke Polsek Medan Barat melaporkan peristiwa pengeroyokan yang dilakukan beberapa pemuda, Rabu, (27/8/2025).

Setelah melaporkan kejadian pengeroyokan itu, kondisi Ishal yang kian parah langsung dilarikan ke rumah sakit Royal Prima untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga :  Pelaku Penganiayaan Seorang Wanita di Lahat Belum Ditangkap, Ada Apa?

Ishar lanjut mendatangi Polsek Medan Barat, Kamis (28/8/2025) untuk memberikan keterangan terkait kejadian pengeroyokan yang dialaminya.

Kepada wartawan Ishar mengatakan kejadian pengeroyokan itu bermula adanya pertengkaran mulut antara dirinya dan salah satu pelaku, inisial Juan yang merupakan anak oknum pengacara inisial EGPL.

Korban menyebut dirinya diserang beberapa orang yang merupakan teman Juan, dan satu diantaranya melakukan penganiayaan dengan menyerang menggunakan satu buah batu besar ke kepala nya hingga mengalami luka serius yang terjadi di depan kantor advokat milik inisial EGPL.

Baca Juga :  Pelaku Curas Rampas Gelang Emas 20 Garam Dari Korbannya Digelandang  Tim Sat Reskrim Polres Pesisir  ke Prodeo

Diceritakannya, pelaku inisial Juan yang merupakan tetangganya itu kerap membuat resah dan kerusuhan dilingkungan tempat tinggal mereka.

Baca Juga :  Lagi, Kejati Sumut Hentikan Penuntutan 3 Perkara Setelah Korban dan Tersangka Sepakat Berdamai

“Dan akhirnya kami diserang orang-orang suruhan Juan menganiaya saya, syukurnya banyak warga yang melerai hingga saya dapat diselamatkan” ujar Ishar kepada wartawan usai memberikan keterangan kepada penyidik.

Lanjutnya, Ishar berharap Kepolisian dapat segera memberi kepastian hukum atas peristiwa dugaan penganiayaan secara bersama- sama ini untuk dapat mengamankan para pelaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *