Lensa Mata Tual – Kepolisian Resor (Polres) Tual melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Lilin Salawaku 2023. Operasi tersebut dalam rangka pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 bertempat di Lapangan hijau Polres Tual Kamis, (21/12/2023) pukul 08:30 WIT.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Penjabat Walikota Tual Hi. Akhmad Yani Renuat, S.Sos, M.Si, M.H, Perwira Apel Kabag Ops Polres Tual Kompol Arsad Rengur dan Komandan Apel Kabag SDM Polres Tual AKP Dony Wira Setiawan, S.I.K.
Pantauan lensamata.id, hadir dalam apel tersebut Ketua DPRD Kota Tual Hasan Syarifuddin Borut, SE, Danlanal Tual Kolonel Laut (P) Guntur Alamsyah, Kapolres Tual AKBP Prayudha Widiatmoko, S.I.K, Forkopimda Kota Tual, para Staf Ahli Walikota, Asisten Sekda, para OPD dan tamu undangan lainnya.
Adapun peserta AGP terdiri dari
1 (Satu) Peleton Perwira;
1 Perwakilan Penyematan Pita Oprasi
1 (Satu) regu gabungan Propam Provos dan POM;
1 (Satu) SST Kodim 1503/Tual;
1 (Satu) SST Kompi Senapan 734 SNS;
1 (Satu) SST Lanal Tual;
1 (Satu) SST Lanud Dumatubun;
1 (Satu) SST Brimob Kompi 1 Yon C Pelopor Satbrimobda Maluku;
1 (Satu) Dalmas Polres Tual;
1 (Satu) regu Satlantas Polres Tual;
1 (Satu) peleton gabungan staf Polres Tual;
1 (Satu) regu gabungan Satintelkam, Satreskrim dan Satnarkoba Polres Tual;
1 (Satu) SST Satpol PP Kota Tual;
1 (Satu) SST KPLP Kota Tual;
1 (Satu) SST Dishub Kota Tual;
1 (Satu) SST Basarnas Tual;
1 (Satu) SST Damkar Kota Tual;
1 (Satu) SST Dinas Kesehatan Kota Tual;
1 (Satu) SST GP Ansor Kota Tual;
1 (Satu) SST Orari Kota Tual;
1 (Satu) SST BPBD Kota Tual dan
1 (Satu) SST Saka Bhayangkara.
Pj. Walikota Tual Hi. Akhmad Yani Renuat, S.Sos, M.Si, M.H saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo mengatakan Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi, sehingga diharapkan seluruh kegiatan pengamanan perayaan natal 2023 serta tahun baru 2024 (nataru) dapat berjalan dengan optimal.
“Pengamanan nataru merupakan tugas rutin yang harus kita pastikan berjalan dengan aman, nyaman dan lancar, sebagaimana Penekanan vapak Presiden Joko Widodo bahwa, Natal dan Tahun Baru ini rutinitas tetapi apapun tetap harus direncanakan, harus dipersiapkan utamanya yang berkaitan dengan transportasi, pasokan dan distribusi bahan pokok,” ujarnya.
Kata Renuat, momentum nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat. berdasarkan survei kemenhub ri, potensi pergerakan masyarakat pada natal 2023 dan tahun baru 2024.
Untuk itu, diperkirakan mencapai 107,63 juta orang, meningkat sebesar 143.65% atau 63,46 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. selain itu, perayaan nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi.
Oleh sebab itu, dalam rangka pengamanan nataru, Polri didukung TNI, Pemda, Mitra Kamtibmas dan stakeholder terkait menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Operasi Lilin 2023” selama 12 hari, mulai tanggal 22 desember 2023 s.d. 2 januari 2024.
Operasi ini melibatkan 129.923 personel yang terdiri dari TNI-Polri serta stakeholder terkait lainnya yang ditempatkan pada 1.668 pos pengamanan, 670 pos pelayanan, dan 113 pos terpadu untuk menjamin keamanan 49.676 objek pengamanan.
Ditambahkan, pengamanan nataru merupakan tugas rutin yang harus kita pastikan berjalan dengan aman, nyaman dan lancar, sebagaimana penekanan Bapak Presiden joko widodo bahwa, natal dan tahun baru ini rutinitas tetapi apapun tetap harus direncanakan. harus dipersiapkan, utamanya yang berkaitan dengan transportasi, pasokan dan distribusi bahan pokok.
“Hal tersebut penting karena momentum nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat,” pungkasnya.
Usai pemeriksaan pasukan dilanjutkan dengan penyematan pita Operasi Lilin Salawaku tahun 2023 kepada perwakilan Personil. Selanjutnya, seluruh rombongan Forkopimda Kota Tual mengikuti kegiatan pemusnahan barang bukti Miras ilegal jenis Sopi di tempat pemusnahan.







