Lensa Mata Langgur – Kapolres Maluku Tenggara (Malra) AKBP Frans Duma, S.P menegaskan, ada sekitar 347 TPS yang dikategorikan aman, 54 dinilai rawan dan 4 lainnya yang sangat rawan. Kendati demikian, Frans Duma mengaku telah menyiapkan sejumlah personilnya untuk melaksanakan pengamanan secara maraton di wilayah bertajuk Bumi Larvul Ngabal itu.
“Dari 400-an TPS yang tersebar di 11 Kecamatan di Kab.Malra, terdapat beberapa yang dikategorikan sebagai TPS rawan dan sangat rawan. Dari keseluruhan TPS tersebut, 54 diantaranya termasuk kategori rawan, sementara 4 TPS di Maluku Tenggara termasuk TPS sangat rawan” kata Frans Duma di Langgur Rabu, (31/1/2024).
Dari ratusan personil yang telah disiagakan, Frans Duma memastikan Polres Malra siap melakukan pengamanan di seluruh TPS. Berdasarkan plot pengamanan sebagaimana yang ditetapkan, yakni menyesuaikan dengan status TPS yang aman, rawan, maupun sangat rawan guna mewujudkan terselenggaranya Pemilu yang aman dan damai.
“Untuk 184 personil yang sudah kami siapkan, dengan pola-pola pengamanan sangat rawan, rawan dan rawan 1. Ada sekitar 347 TPS yang dikatakan aman, 54 yang rawan dan 4 yang sangat rawan, itu seperti yang kita tahu sendiri rawan geografis, seperti Tanimbar Kei, Ur, sehingga untuk personil, kita bisa memback up semua TPS yang ada di kabupaten Maluku Tenggara” ungkapnya.
Menjang pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR RI, Anggota DPD maupun Anggota DPRD Kab/Kota tanggal 14 Februari 2024, Kapolres menghimbau masyarakat Maluku Tenggara agar dapat memelihara keamanan dan ketertiban serta memerangi penyebaran berita hoaks maupun ujaran kebencian.
Dijelaskan, selain situasi Kamtibmas yang harus dijaga dan terus ditingkatkan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pesta demokrasi yang sedang dihadapi Bangsa Indonesia adalah menciptakan kompetisi Pemilu yang sehat dalam kontestasi politik saat ini guna memelihara suasana yang sejuk dan damai sebagaimana diharapkan semua pihak.
Oleh karena itu, semua peserta Pemilu maupun masyarakat, dihimbau menciptakan situasi politik yang harmonis dengan berpedoman pada nilai-nilai persatuan dan persaudaraan “Ain Ni Ain” yang ada di daerah ini.
“Saya selaku Kapolres Maluku Tenggara, mengharapkan masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara, mari kita ciptakan situasi yang sejuk dan damai dalam Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2024. Dan mari kita berama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, terutama memerangi berita-berita hoaks, ujaran-ujaran kebencian, SARA, dan politik yang tidak sehat” imbau Kapolres Malra.







