Scroll untuk baca artikel

News

Kajati Sumut Pimpin Langsung Upacara Harkitnas, Transformasi Digital Ciptakan Lapangan Kerja Baru

937
×

Kajati Sumut Pimpin Langsung Upacara Harkitnas, Transformasi Digital Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2024 sekaligus dirangkai dengan apel pagi seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Upacara dipimpin langsung Kajati Sumut Idianto, SH, MH serta dihadiri Wakajati Sumut M. Syarifuddin, SH, MH, para Asisten, Koordinator, Kabag TU dan seluruh pegawai, Senin (20/5/2024) di halaman kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan.

Kajati Sumut Idianto dalam pidatonya membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyampaikan bonus demografi yang dimiliki Indonesia haruslah dikelola dengan kebijaksanaan. Salah satu yang berpeluang menjadi penopangnya adalah adopsi teknologi digital.

“Tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79,5% dari total populasi. Ini diperkuat dengan potensi ekonomi digital ASEAN yang diperkirakan meroket hingga US$ 1 triliun pada Tahun 2030,” katanya.

Baca Juga :  Kejati Sumut Tahan Kadis Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumut Terkait Kasus Korupsi

Bonus demografi menunjukkan bagaimana 60% penduduk Indonesia dalam dua dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru, bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi. Sebagaimana telah berkali-kali dinyatakan oleh Presiden Joko Widodo, peluang Indonesia menjadi negara maju ada dalam 10 hingga 15 tahun ke depan, dengan memaksimalkan bonus demografi.

Baca Juga :  Polda Sumut Limpahkan Berkas Perkara Ninawati ke Kejati Sumut

Presiden juga menekankan bagaimana di dalam sejarah peradaban negara-negara dan bangsa-bangsa, kesempatan itu hanya datang satu kali, oleh karenanya kita sama sekali tidak boleh keliru dalam memilih langkah.

Dalam aspek bisnis, sosial, dan ekonomi, transformasi digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis. Sementara itu, dalam aspek sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses terhadap berbagai teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Baca Juga :  Kejati Sumut Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan di Batubara

“Potensi-potensi ini tentu mendukung percepatan transformasi digital, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk keluar dari middle-income trap. Perekonomian Indonesia harus tumbuh di kisaran 6 hingga 7% untuk dapat mencapai target negara berpendapatan tinggi atau negara maju pada tahun 2045,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *