Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Diduga Aniaya Siswanya Hingga Tewas, Kasek SMKN 1 Siduaori di Bekuk Polisi

1229
×

Diduga Aniaya Siswanya Hingga Tewas, Kasek SMKN 1 Siduaori di Bekuk Polisi

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Nias Selatan – Polres Nias Selatan telah menangkap dan menahan tersangka diduga melakukan penganiayaan terhadap salah satu siswa SMK Negeri 1 Siduaori Kecamatan Siduaori Kabupaten Nias selatan, Sumut, Jum’at (26/04/2024) kemarin.

Dikabarkan sebelumnya bahwa tersangka mengalami sakit yang memerlukan perawatan di rumah sakit selama 2 hari. Akan tetapi, setelah dinyatakan sembuh oleh dokter rumah sakit, dan saat keluar dari rumah sakit, langsung dilakukan penangkapan oleh tim Satreskrim Polres Nias Selatan di halaman depan rumah sakit Stella Maris Telukdalam Nias selatan.

Saat dikonfirmasi dengan Kapolres Nias Selatan AKBP Boney Wahyu Wicaksono, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Freddy Siagian, S.H membenarkan bahwa tentang adanya penangkapan tersebut, Sabtu, 27/04/2024.

“Kita telah melakukan berbagai tahapan penyelidikan, penyidikan, pengumpulan barang bukti, pemeriksaan secara otopsi, reka ulang adegan atau rekonstruksi, penetapan tersangka, akhirnya kita telah menangkap dan menahan pelaku di RTP Mako Polres Nias Selatan pada tanggal 26 April 2024 kemarin,” tutur Freddy.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan Pria Hingga Tewas di Kecamatan Boja Diduga Didalangi Oknum Polisi Bernisial "S", Begini Kronologinya

Selain itu, tersangka juga telah diperiksa oleh Unit PPA Satreskrim Polres Nias Selatan sebagai tersangka, sambungnya.

“Tidak ada halangan atau masalah pada saat tahapan yang dilakukan mulai dari pemeriksaan saksi, rekontruksi, hingga saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka, semua berjalan lancar,” pungkas Kasat Reskrim, AKP Freddy Siagian, S.H.

Untuk diketahui, bahwa sebelumnya korban Siswa SMKN 1 Siduaori berinisial YN (17) telah meninggal dunia diduga karena menjadi korban penganiayaan oleh Kepala Sekolah nya sendiri di SMKN 1 Siduaori yang berinisial SZ (37).

Baca Juga :  Perintah Kapolda, Polres Nias Selatan Bentuk Satgas Humas Pada Operasi Mantap Brata 2023-2024

Dimana, peristiwa tersebut berawal pada Sabtu (16/03/2024) lalu sekira Pukul 09.00 WIB, YN (korban) bersama dengan 6 siswa lainnya dibariskan oleh Kepala Sekolah (terlapor) dan korban dipukul di bagian kening korban sebanyak 5 kali.

Kemudian pada Pukul 18.00 WIB, pada saat ibu korban pulang dari ladang, korban mengeluh kepada ibu nya dan mengatakan bahwa kepalanya sakit, kemudian ibu korban memberikan obat sakit kepala kepada korban. Dan, pada Rabu 27/03/2024 korban mengatakan kepada ibu nya bahwa sakit kepalanya semakin parah dan ia nya tidak sanggup lagi sekolah.

Selanjutnya, pada Jum’at tanggal 29/03/2024, penyakit korban semakin parah yang mana pada saat itu korban demam tinggi. Ibu korban curiga dan mencari tau apa penyebab dari penyakit korban tersebut dan keluarga korban menanyakan kepada teman-teman sekolahnya dan diterangkan bahwa pada Sabtu tanggal 16/03/2024 lalu, Kepala Sekolah atau terlapor telah memukul korban.

Baca Juga :  Lakukan Pengecekan Pos Yan dan Pos Pam Ops Lilin Toba 2024, Kapolres Nias Selatan Bagikan Bingkisan kepada Petugas

Sehingga, pada Selasa tanggal 09/04/2024 lalu, korban langsung dibawa oleh keluarganya ke RSUD dr. Thomsen Gunungsitoli untuk melakukan Rontgen dan dirawat inap selama 1 (satu) hari.

Kemudian, pada Kamis tanggal 11/04/2024, pelapor, korban dan para saksi mendatangi Polres Nias Selatan dan membuat Laporan Polisi (LP).

Untuk selanjutnya Polres Nias Selatan akan melengkapi berkas penyidikan dan akan selalu berkoordinasi dengan kejaksaan demi terangnya kasus ini.

Dalam kasus ini, masyarakat Nias Selatan mengapresiasi kinerja cepat penyidik Polres Nias Selatan dalam penanganan perkara tsb diatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *