Terkait hal di atas, LSM LGS Sumut beserta awak media mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala SMK Negeri 1 Telukdalam pada tanggal 22 Juli 2024 lalu di SMK Negeri 1 Telukdalam sekira pukul 10.30 WIB.
Namun, Wakasek urusan Humas, Fotuhododo Halawa , S.Pd., menyampaikan bahwa Ibu Kasek sedang sibuk di ruang kerjanya dan Ianya diarahkan oleh kepala sekolah untuk laksanakan konfirmasi langsung dengan LSM dan Wartawan.
Saat dikonfirmasi dengan Fotuhododo Halawa di ruang guru, Ia mengatakan bahwa hal tersebut benar dan hingga sekarang tidak ada orang tua yang keberatan. “Hingga sekarang tidak ada satupun orang tua melalui pihak sekolah untuk mengubah kesepakatan, jelas di surat ini sudah disepakati dan tidak ada yang keberatan,” ujarnya.
Sementara dari hasil konfirmasi awak media kepada salah satu orang tua CPDB SMKN 1 Telukdalam yang tidak ingin disebutkan identitasnya, menyampaikan bahwa pada saat musyawarah tersebut Ianya merasa keberatan, dan ingin membantah kesepakatan tersebut namun tidak mendapatkan kesempatan untuk bertanya karena terbatas, ujarnya dengan kesal kepada awak media.
Lanjut Fotuhododo menjelaskan, bahwa pihak sekolah hanya membantu mempermudah menyeragamkan dan membantu mempertemukan orang tua siswa dengan suplier. “Jadi, untuk memudahkan menyeragamkan, sekolah mengundang orang tua untuk mendatangkan suplier,” terangnya.
Saat awak media menanyakan apa nama toko suppliernya, justru Fotuhododo tidak tahu nama toko suplier nya dan menyuruh pegawai untuk menanyakan hal itu ke Tata Usaha. “Bantu dulu apa, nama toko suplier pengadaan pakaian itu, maksud saya minta dulu sama Tata Usaha,” ucapnya ke pegawai di sekitar itu (Namun alhasil tidak dapat ditunjukkan kepada Wartawan dan LSM).
Karena Fotuhododo Halawa tidak bisa menunjukkan apa nama toko supliernya, dan saat itu Wartawan hanya bisa mendapatkan informasi lokasi tokonya dari pegawai yang ada pada saat itu. Maka, awak media mencoba menanyakan siapa nama pemilik toko itu kepada pegawai tersebut , justru Fotuhododo Halawa langsung bercanda dan mengatakan “Aku bukan namanya, nama orang lain,” (sambil tertawa terbahak-bahak). Ternyata, sepengetahuan awak media bahwa toko suplier tersebut diduga kuat milik Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Telukdalam dengan usaha Fotocopy, ATK, dll.
Selanjutnya, di akhir konfirmasi, Fotuhododo Halawa akhirnya mengaku bahwa pada saat musyawarah itu Ianya tidak menghadiri pertemuan tersebut. “Kebetulan saya juga tidak datang saat itu,” (sambil tertawa).














