Saat itu dikatakannya ia hendak pulang ke komplek kebun perumahan namun di tengah jalan dihadang oleh kelompok penggarap dan meminta mereka berhenti.
“Saya turun, dan itulah yang di video. Satu dari penggarap terus mengejar saya, sampai terjadi pemukulan hingga di bagian belakang kepala saya,” ujar Edy.
Edy bersyukur, saat itu ada warga yang datang untuk menahan para penggarap dan menyuruh dirinya untuk bergegas masuk kedalam mobil dan langsung meninggalkan lokasi.
“Tapi, beberapa ratus meter kedepan. Kami dihadang kembali dan bahkan, saat itu saya sedang membuka kaca mencoba dicucuk dengan parang oleh tiga orang. Tapi, saya lebih dahulu menaikan kaca sehingga tidak sempat,” katanya.













