“Saya dipanggilnya berhentilah. Waktu itu naik sepeda motor. Entah bagaimana dia mengamuk dan memukul saya di wajah. Terus karana dia bawa pecahan kaca saya lari karena di situ dia mau menikam saya,” kata Alexon Damanik karyawan PT SPR yang ikut menjadi korban penganiayaan.
Sementara itu, di hari yang sama pada tempat yang berbeda, seseorang pria yang diduga kuat adalah warga penggaram terekam CCTV ikut menyerang pos satpam kebun dan mengejar melakukan terhadap seorang karyawan yang kebetulan melintas.
“Saya dipanggilnya berhentilah. Waktu itu naik sepeda motor. Entah bagaimana dia mengamuk dan memukul saya di wajah. Terus karana dia bawa pecahan kaca saya lari karena di situ dia mau menikam saya,” kata Alexon Damanik karyawan PT SPR yang ikut menjadi korban penganiayaan.
Terpisah, Manager PT SPR Agustinus Tarigan dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut. Melihat semakin panasnya konflik di lahan hak guna usaha (HGU) mereka pihaknya merasakan kekhawatiran dan keselamatan dari para karyawannya.













