Scroll untuk baca artikel
News

Lanjutan Pembangunan Rumah Dinas Kejari Nias Selatan Diduga Ada Kejanggalan

6691
×

Lanjutan Pembangunan Rumah Dinas Kejari Nias Selatan Diduga Ada Kejanggalan

Sebarkan artikel ini

Di tempat yang sama, Wartawan lain juga menyampaikan rasa anehnya dengan PPK, mengatakan “Saya merasa aneh dengan Nara Sumber atau PPK nya karena dari pemberitaan pertama di salah satu media, Pak Rahmat menyampaikan Jumlah Anggaran yang berbeda dengan media setelah media sebelumnya,” ujar sambutnya.

Selanjutnya di luar daripada itu, Rahmat juga mengatakan, Bahwa Anggaran 2022 itu, Anggarannya 800 Juta, kegiatan kita di Tahun 2022 itu mendesain, tapi kita merencanakan, rencana bangunan gedungnya sampai selesai, “Rencana Bangunannya bukan Fisiknya,” tegas Rahmat menekankan pada akhir ucapannya.

“Makanya di Tahun 2023 dan 2022 itu, kita lagi mengajukan ke Pimpinan, Pak kerja kita di Kejaksaan tidak tuntas, karena perhitungannya sekian, dana kita sekian, makanya itu catatan bagi Pemerintah Daerah menganggarkan ulang, dan ditanya berapa? Kurang lebih 800 juta lagi, makanya itu dana nya di Tahun 2023, makanya sampai selesai,” tutur Rahmat.

Baca Juga :  GRIB JAYA Kota Semarang Gelar Tasyakuran Peringati Pelantikan Prabowo dan Gibran 

Tambah Rahmat mengatakan, “Artinya apa yang dikerjakan di Tahun sebelumnya (2022), tentu sesuai dengan kontrak yang ada pada saat itu,” tandas PPK PUPR Nias Selatan, Rahmat Yatatema Halawa, S.T., M.M.

Baca Juga :  Warga Titi Kuning Bantah Isu Maraknya Perjudian dan Keterlibatan Oknum Baju Loreng

Di tempat terpisah, untuk diketahui, bahwa Pelaksana dalam kegiatan pekerjaan tersebut bernama Carles Penyabar Ge’e, dan saat dikonfirmasi Wartawan (Selasa, 31/10/2023), terkait informasi dari Warga, Carles mengatakan “Kemarin, kan kita sudah lihat hasilnya langsung, itupun kalau ada pembangunan disitu nggak mungkin kita umbar-umbar ke masyarakat bahwa ada pembangunan disini, itupun hanya karena menurut penglihatan mereka, yang sepengetahuan mereka, kalau finishing nya Bulan 10 ini dan pengecatannya juga bulan 10 ini,” pungkas Pelaksana/Pemborong dari CV. Moses Mandiri.

Baca Juga :  Kajari Terima Audensi dan Sekaligus Bahas Acara Pelantikan FORWAKA Kabupaten Asahan 

Sementara saat dikonfirmasi dengan PPK sebelumnya, mengatakan bahwa Pembangunan atau finishingnya itu sudah terealisasi/selesai dikerjakan bulan Juli yang lalu dan kemudian ditempati oleh Pegawai Kejaksaan, tinggal menunggu serah terima dan diaudit oleh BPK. Namun berbeda dengan yang disampaikan oleh Pelaksana nya bahwa finishing/penyelesaian nya di bulan Oktober 2023 ini, sementara sudah ditempati oleh Pegawai Kejaksaan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Lensa Mata Medan – Dihadapan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara tegas menyatakan komitmennya untuk memberantas praktik judi online (judol)…